Kamis, 22 Januari 2009

Untuk Sahabat Ku

Entah kapan kau akan membaca surat ini

Tapi ku ingin menuliskan sesuatu untuk mu

Sahabat ku,
Kita telah sering bersama
Ingatkah akan petualangan kita?
Ingatkah akan rasa senang dan sedih yang kita bagi?
Ingatkah kau tentang aku?

Sahabat ku,
Walau suatu saat nanti kau akan jadi musuh ku
Atau mungkin akan tetap menjadi sahabat
Kita masih dalam satu jalur
Untuk mencari jati diri kita

Sahabat ku,
Waktu berdetak kencang
Setiap detik menjadi jalan mu menuju kematian
Setiap detik menjadi jalan mu menuju keabadian

Sahabat ku,
Jadikan diri mu seperti yang kau mau
Tapakilah jalan yang harus kau tempuh

Jalan mana yang kau pilih?

Memang,
Kita kadang sulit untuk menerima
Kita juga sulit untuk meninggalkan
Tapi jalan kita masih panjang
Jalan mana yang kau tempuh?

Kita harus berani

Menerima segala perbedaan
Menerima segala ujian

Mana sahabat ku yang ku kenal tegar?

Entah kapan kau akan membaca ini…
Keputusan hanya ada ditangan mu…
Aku hanya mengingatkan…

Juwaini,

Your Best Friend

0 komentar:

Poskan Komentar

Masalah Adalah Tantangan

Msalah adalah anak tangga menuju kekuatan yang lebih tinggi, Maslah Hadiah terbesar yang dapat diberikan oleh induk elang pada anak-anaknya bukanlah serpihan – serpihan makanan pagi. Bukan pula, eraman hangat dimalam hari yang dingin. Namun, ketika mereka melempar anak-anak itu dari tebing yang tinggi, menjerit ketakutan, matilah aku. Sesaat kemudian, bukan kematian yang mereka terima, namun kesejatian diri sebagai elang Selengkapnya

  © Blogger template Blogger Theme by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP